PTD HAWA MURNI RIAU
AHLI PELET DAN PENGASIHAN KELAS TINGGI Alamat : Jl. Pelajar Desa Kasikan Kec. Tapung Hulu Kab. Kampar Riau HP. 082284735646
Selasa, 05 Februari 2019
Selasa, 19 Juni 2018
Kamis, 13 Oktober 2016
Selasa, 05 Januari 2016
Lambang Perguruan Tenaga Dalam Hawa Murni
Bersama ini kami beritahukan kepada seluruh Anggota Perguruan Tenaga dalam Hawa Murni dimanapun berada bahwa telah ditetapkan bahwa Lambang Perguruan Tenaga Dalam Tingkat Dasar Adalah Sebagaimana yang tampak pada postingan kami ini, sedangkan untuk tingkat orang tua tetap menggunakan lambang yang lama
Minggu, 27 Desember 2015
Acara Naik Tingkat PTD Hawa Murni ( Pengambilan Udeng Hitam dan Ikat Kepala Merah)
Salah seorang Murid Hawa Murni Berpose bersama Sang Guru Buya Misriadi HM
Pemasangan Tenda yang di koodinatori Oleh Mas Budi HM
Peninjauan Persiapan Perkemahan oleh Buya Misriadi, HM
Lokasi Pengambilan Ikat Kepala Merah
Pemasangan Tenda yang di koodinatori Oleh Mas Budi HM
Peninjauan Persiapan Perkemahan oleh Buya Misriadi, HM
Lokasi Pengambilan Ikat Kepala Merah
Kamis, 10 September 2015
Pengertian Dzikir
Perkataan Dzikir dibentuk dari akar kata Dzakara – Dzikran yang artinya
menyebut. Bila dengan bentuk ADZ-DZUKRU , ADZ-DZIKRATU, AT-TADZAKKARU “ Ingat “
ADZ-DZAKARU = Alat Fital lkai-laki , MUDZAKKAR = jenis jantan ( Laki-laki)
MUDZAKKARAH = beringat ingatan ( berdiskusi) dari keseluruhan arti kata yang
terkandung dalam kata Dzikir kita dapat merasakan ada makna tersirat yang
terkandung didalamnya yaitu merupakan aktivitas. Mengingat merupakan aktifitas
fikiran, alat vital dapat aktif diluar kontrol otak, laki-laki adalah jenis
yang kelamin yang lebih aktif sedangkan berdiskusi merupakan aktiftas bersama.
Karena adanya Potensial
Power didalam jiwa manusia yang mengalir kedalam tiga arah yang menuju kedalam
pikiran, kedalam hati dan kearah hawa nafsu maka hakikat zikir adalah meng ON
kan Power itu.
Al-Quran menjelaskan
sebagai berikut :
“ Orang-orang yang
berzikir kepada Allah SWT pada saat berdiri, duduk atau berbaring mereka
tafakkur ( befikir berfilsafat ) tentang ciptaan Allah dilangit dan dibumi (
Q.S. 3 Ali Imran : 191 ) ayat ini menjelaskan bentuk zikir dengan tafakkur
yaitu berfikir, berfilsafat untuk mengkaji/ menganalisa ayat-ayat Allah baik
yangKauniyah maupun yang Quraniyah.
Dalam ayat lain
dijelaskan “ Apakah belum sampai waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk
khusu qolbu mereka dalam berfikir kepada Allah SWT... (Q.S 57 Al-Hadid :
16)” ayat tersebut diatas menyatakan
bentuk dzikir dengan cara mengkhusukan hati . hati yang khusu artinya
hati yang tuntuk atau merendakan hari
atau hati yang penuh khidmat”
Dalam ayat lain di
jelaskan sebagai berikut “ Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah
kamu dimuka bumi dan carilah karunia Allah dan dzikirlah kepada Allah
sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung ( Q.S 62 Al-Jumuah : 10 ). Berdasarkan
ayat diatas dapat kita defenisikan bahwa cara lain berzikir kepada Allah yaitu
dengan beraktifitas kerja mencari karunia Allah SWT. Dzikir dengan cara yang
ketiga ini tidak dibahas didalam kitab ini sebab bisa anda lakukan dengan
mudah.
Selasa, 01 September 2015
BERKOMUNIKASI DENGAN ALLAH VIA DZIKIR
BERKOMUNIKASI DENGAN ALLAH VIA
DZIKIR
Ada tiga macma cara bagi umat islam untuk berkomunikasi dengan Allah SWT
yaitu dengan Sholat, dengan Doa dan dengan Zikir. Sholat merupakan suatu ibadah
yang dilakukan pada waktu tertentu dengan tata cara yang telah ditentukan atau
ditetapkan sedangkan doa merupakan inti dari sholat tersebut dan dapat
dilakukan diluar sholat dalam kebutuhan –kebutuhan mendesak dan caranya
tidak ditetapkan adapun Zikir dapat
dilakukan pada setia saat kapan saja dan dimana saja karena zikir merupakan
jiwa (Ruh) dari ibadah kepada Allah. Zikir ada didalam sholat ada didalam doa
ada didalam ingatan dalam perasaan terutama dalam hati.
Jelasnya zikir itu adalah aktivitas jiwa yang semestinya
tidak pernah lekang dari ingatan, perasaan (hati) karena itu orang-orang sering
mengartikan zikir dengan ingat, sebut, dan kadang kala diartikan dengan membaca
beberapa bacaan yang merupakan TASBIH, TAKBIR, TAHLIL, TAHMID, TAQDIS, HAUQALAH,
HAMDALAH, BASMALAH, ISTIFAR dll.
Langganan:
Postingan (Atom)












